Artikel Terbaru

header ads

RMI NU Jawa Timur Bakti Sosial di Bondowoso



Santri dan ratusan masyarakat yang berada disekitar ponpes Nurul Kholil Desa Poncogati Bondowoso, mengikuti baksos kesehatan ke 48  yang dibuat oleh RMI NU Jatim ( assosiasi ponpes NU wilayah Jatim), Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku ( YBSI) dan Djarum Foundation  untk mendorong Gerakan Ayo Mondok, pada hari Sabtu, 29 Juni  2019 dari jam 08.00 sd 13.00 wib.

Kegiatan  kali ini dilaksanakan dengan  menjadikan target santri Ponpes Nurul Kholil Poncogati Bondowoso serta masyarakat sekitarnya. Ponpes Nurul Kholil merupakan salah satu Ponpes tua di wilayah Bondowoso  Jawa Timur dengan jumlah santri mukim sebanyak 200 orang,dan total santri 500 orang. Kegiatan baksos kali ini merupakan rangkaian dari HUT Kota Bondowoso ke 200 dan juga Milad Ponpes Nurul Kholil yang ke 200. Ponpes yang didirikan almarhum KH Hasbulloh , pada tahun 1769 bernama Nurul Islam , diteruskan oleh keturunan ke 4 , yaitu Alm KH Ali Muhammad Nur Kholil atau KH Mas Nur Kholil, dengan mendirikan Ponpes Nurul Kholil Ponco Gati Bondowoso.

Baksos kesehatan di Ponpes Nurul  Kholil Bondowoso ini dihadiri oleh KH  Muh. Ubaidillah Nur Kholil selaku pimpinan ponpes Nurul Kholil Bondowoso . Juga beberapa tamu undangan seperti Kepala Sekolah SMP Nurul Kholil, Bapak Munawar serta kepala desa Ponco gati Bapak Johari dan perangkat polsek  diwakili briptu Suharto.

Pembukaan dilakukan Pimpinan ponpes Nurul Kholil Kyai Ubaidillah, yang menyampaikan terimakasih atas perhatian RMI NU Jatim - DF- YBSI pada problem kesehatan yang terjadi di ponpes.  Beliau berharap kesinambungan program tersebut di masa mendatang.

Sedangkan Kepala Desa Poncogati Bapak Johari sangat bersyukur karena masyarakat di wilayahnya sangat terbantu dengan program pelayanan kesehatan ponpes tersebut. Terutama untuk mengedukasi masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri, termasuk pola hidup sehat.

Sedangkan KH Muslich , Bendahara RMI sekaligus Pimpinan ponpes Hidayatus Mubtadiin Lumajang , mewakili pengurus RMI Jatim,  mengatakan bahwa RMI NU Jatim adalah wadah untuk mengakomodir hal hal yg dibutuhkan oleh ponpes , terutama terkait pada 3 hal utama: pendidikan, kesehatan, kewirausahaan ponpes. RMI NU Jatim akan selalu hadir dan ada untk menghidupkan gerakan ponpes bagi kemaslahatan umat.

Sedangkan dari YBSI di hadiri oleh Founder YBSI dr Hisnindarsyah Mkes MH SE , sekaligus koord bidang kesehatan RMI Jatim dan Ketua YBSI ibu Hj. Virly Mavitasari. Turut Hadir perwakilan Djarum Foundation yaitu Bapak H.Legowo Kadri, Bapak Yudha Ardiwinata dan Bpk Totok Widyanto serta perwakilan DF Bondowosa  , Pak Dio dan Pak Haqiqi .

Bapak Munawar, selaku Kepala Sekolah SMP Nurul Kholil , sangat bersyukur atas kesinambungan program kesehatan ini karena memberi manfaat nyata keberadaan pesantren bagi msyarakat dan santri.

Acara ceremonial ditutup dgn penyerahan simbolis dari DF ke pengasuh Ponpes Nurul Kholili Bondowoso disaksikan YBSI dan KH Muslich mewakili RMI NU Jatim.

Pada kegiatan ini YBSI menurukan   5 orang dokter termsk 2 spesialis, 1 dokter gigi dan 15 para medis dan 6 relawan diterjunkan untuk membackup kegiatan ini. Sekitar 532 orang pasien mendptkan pelayanan kesehatan dalam kegiatan ini. Koordinator bidang kesehatan RMI Jatim sekaligus Founder YBSI,  dr Hisnindarsyah Mkes MH SE CFEM, mengharapkan kesinambungan program ini dapat terus dijalankan di berbagai ponpes, karena sangat dibutuhkan dan langsung memberi manfaat bagi masyarakat. ( HSD/29062019)

Posting Komentar

0 Komentar