Artikel Terbaru

header ads

Santri dan Masyarakat Do'akan Petugas Pemilu


Proses pemilu 2019 sampai saat ini belum selesai. Tahapan rekapitulasi masih panjang sampai penetapan hasil pemilu nanti di akhir bulan Mei 2019. Namun, sudah banyak petugas pemilu yang meninggal dalam menjalankan tugas pemilu tersebut. Ratusan petugas juga mengalami sakit. Kondisi ini tentu memprihatikan bagi kita semua. Mereka telah sekuat tenaga bekerja untuk sukses pemilu yang besar ini, pemilu serentak untuk memilih anggota legislatif dan presiden-wakil presiden. Mereka adalah para pejuang demokrasi yang layak mendapat apresiasi dari kita semua.

Pengurus Wilayah RMI (Rabithah Ma'ahid Islamiyah) NU Jawa Timur menyerukan untuk melakukan doa bersama ditujukan kepada mereka para pejuang demokrasi, baik yang wafat selama bertugas, maupun sakit. Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan pada malam ini (25-04-2019) di pesantren, masjid, langgar dan rumah masing-masing. 

Malam ini, santri Pesantren Al Falah, Trenceng Bendilwungu, Sumbergempol Tulungagung dan masyarakat sekitarnya, melaksanakan do'a bersama. Rangkaian kegiatan ini meliputi shalat tasbih, shalat hajat, sujud syukur, istighotsah dan shalawat nariyah. Selain itu, juga dibacakan Yasin dan Tahlil untuk masyayikh, orang tua yang telah wafat, serta para petugas pemilu yang wafat dalam melaksanakan tugas demi terselenggaranya pemilu 2019 yang adil dan jujur. Acara ini dipimpin oleh KH. M. Alwi Hasan Arsyad.

Melalui kegiatan ini, KH. M Alwi Hasan Arsyad atau biasa disapa Gus Alwi berharap secara khusus semoga amal ibadah para petugas diterima Allah SWT, mendapat tempat termulia di sisi Allah. Bagi yang sedang dirawat karena sakit/kelelahan semoga segera diberikan kesembuhan dengan sempurna. Tentu diharapkan juga agar pelaksanaan pemilu kali ini benar-benar berjalan lancar, damai dan menghasilkan kepemimpinan yang amanah, baik pada eksekutif dan legislatif.






Posting Komentar

0 Komentar