Artikel Terbaru

header ads

Bersamaan Haul, Ponpes Attilawatil Qur'an Jombang Gelar Baksos


Mbah Ngetenah, namanya. Menurutnya, usianya 60 tahun, tapi dari raut wajahnya, sangat sepuh.Jalannya mesti dituntun, tertatih tatih. Untung, para ibu ibu panitia dari ponpes Attilawatil Qur'an beserta relawan YBSI, dengan sigap, mendampingi dan menuntun beliau. Rupanya mbah ngatenah memiliki keluhan di mata. Penglihatannya rabun, sulit melihat dengan jelas. Setelah didiangnosa dokter spesialis mata di baksos, kesehatan kerjasana RMI NU Jatim- Djarum Foundation dan YBSI, beliau menderita katarak. Sehingga perlu tindakan operasi.

Ada juga Pak Royan, yang usianya sekitar 50 tahun lebih. Pernah kena stroke dan datang dengan kaki kanan, yang lemah separuh. Tapi dengan semangat, sudah menunggu sejak pagi, untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Dan masih banyak mbah Ngatenah dan pak Royan yang lain, yang datang berduyun-duyun dalam kegiatan  Baksos kesehatan ke 48 " Peduli Ponpes Jatim 2019" di Ponpes Manshury At Tilawatil Qur' an  dusun Pedes Desa Sukorejo Kec  Perak Kab Jombang Jawatimur.

Ponpes yang dipimpin oleh KH Muhammad Salim Al Manshury putra pendiri ponpes ini didirikan tahun 2011 dengan 200 santri Ponpes. Namun, Kakek beliau adalah sahabat KH Hasyim As Sya'ari Pendiri NU dan bersama menimba ilmu di Makkah. Dalam keseharian, jika Mbah Hasyim Assyaa'ri berdakwah, mbah kyai Manshur, biasanya yang membawakan tilawatil Qur'an. Suara beliau dikenal sangat merdu, sehingga ponpes yang didirikan beliau di tahun 1950 an disebut ponpes Tilawatil Qur'an. Demikian penjelasan Gus Salim, biasa beliau dipanggil.

Mempertimbangkan pentingnya penguatan ponpes Al Manshury At Tilawatil Qur'an, yang baru memasuki tahun ke 8 , namun melanjutkan sejarah panjang ponpes Al Manshury maka
PW RMI NU Jatim memberi perhatian yang  diwujudkan dalam bentuk  baksos pelayanan  kesehatan ke 48  yang diprakarsai oleh RMI NU Jatim ( assosiasi ponpes NU wilayah Jatim), didukung oleh Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku ( YBSI) dan Djarum Foundation. Tujuan utamanya adalah untuk mendorong Gerakan Ayo Mondok yang dibarengi dengan pelajsanaan Haul ke 8 Ponpes  sehingga Baksos dilaksanakan pada hari sabtu  13 April 2019 dari jam 08.00 sd 13.00 wib.

Target utama pada kegiatan ini adalah  masyarakat yg berada di sekitar Ponpes Manshury   juga santri ponpes.

Baksos kesehatan di Ponpes Manshury Attilawatil Qur'an  dihadiri Ketua Ponpes KH Muhammad Salim Al Manshury ( Gus Salim),
Ketua PC RMINU Jombang KH. Ruddin Jauharudin( Gus Ruddin) dari ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang.
Serta Kades Sukorejo Bapak Kaswani serta perangkat  Babibsa Desa Sukorejo, hadir mengikuti kegiatan baksos layanan medis ini.

Pembukaan dilakukan oleh Ketua Yayasam Ponpes Attilawatil Qur'an  Gus Salim. Dalam sambutannya, Gus Salim, biasa akrab disapa, mengatakan bahwa Ponpes Manshury Attilawatil Qur'an sangat bersyukur karena dengan kegiatan ini, dapat memberikan perhatian khususnya dalam layanan medis, bagi masyarakat sekitar ponpes dan para guru pembimbing serta santri ponpes. Karena posisi ponpes yang berada di daerah pelosok, maka kesediaan tim YBSI - Djarum Foundation untuk hadir, sangat membantu .

Adapun Gus Ruddin, Ketua PCRMI NU Jombang  menyampaikan bahwa RMI  NU Jatim adalah wadah untuk mengakomodir hal hal yg dibutuhkan oleh ponpes , terutama terkait pada 3(tiga)  hal utama yang menjadi prioritas RMI yaitu pendidikan, kesehatan, kewirausahaan ponpes. RMI NU Jatim akan selalu hadir dan ada untk menghidupkan gerakan ponpes bagi kemaslahatan umat.

Dalam kegiatan ini  selain dihadiri oleh Founder YBSI dr Hisnindarsyah Mkes MH SE CFEM, turut hadir  Ketua YBSI ibu Hj. Virly Mavitasari. Sedangkan hadir perwakilan Djarum Foundation yaitu Bapak H.Legowo Kadri, Bapak Yudha Ardiwinata dan Bpk Totok Widyanto serta perwakilan DF Jombang yaitu Bapak H. Mustafa, Pak Choirul dan tim area Djarum Jombang. Gus Ruddin dari RMI NU Jombang  dan Gus  Salim selaku pimpinan ponpes merasa sangat bersyukur atas kesinambungan program kesehatan ini karena memberi manfaat nyata keberadaan pesantren bagi msyarakat dan santri. Beliau sangat  terimakasih dan  berharap dengan adanya baksos ini , akan mampu menyadarkan santri akan arti penting menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Acara ceremonial ditutup dgn penyerahan simbolis dari DF ke pengasuh Ponpes Manshury At Tilawatil Qur'an dsn Pedes Sukorejo Perak Jombang  disaksikan YBSI dan PC RMI NU Jombang serta pengurus.

Pada kegiatan ini YBSI menurunkan  8 orang dokter termsk 2  spesialis, 1 dokter gigi dan 10 paramedis dan 4 relawan diterjunkan untuk membackup kegiatan ini. Sekitar 510  orang pasien mendptkan pelayanan kesehatan dalam kegiatan ini.

Koordinator bidang kesehatan dan Founder YBSI,  dr Hisnindarsyah Mkes MH SE CFEM, mengharapkan kesinambungan program ini dapat terus dijalankan di berbagai ponpes, karena sangat dibutuhkan dan langsung memberi manfaat bagi masyarakat. ( HSD/14042019)


Posting Komentar

0 Komentar