Artikel Terbaru

header ads

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Santri Husada Ponpes An Nur Lumajang



Masalah kesehatan, merupakan salah satu problem yg dihadapi oleh sebagian besar penduduk Indonesia, termasuk para santri di pondok pesantren. Oleh karena itu, maka program Santri Husada , merupakan program yang menjadi perhatian pondok pesantren, untuk menjaga dan memelihara kesehatan para santri baik santri putra maupun santri putri. Santri Husada adalah santri yang memiliki tugas untk memberikan pengertian dan perhatian pada satri lainnya tentang pentingnya menjaga kesehatan pribadi dan kebersihan di lingkungan pondok pesantren.

Selain itu, santri Husada harus memiliki kemampuan dasar untuk melalukan pertolongan pertama ,apabila ada santri yang mengalami kedaruratan srperti mendadak pingsan, terluka karena jatuh atau hal hal lain yang dapat beresiko ancaman pada nyawa.

PW Rabithah Ma'had Islamiyah(RMI) NU Jawa Timur  sebagai salah satu badan otonom dibawah NU yang menjadi media komunikasi  dan koordinasi ponpes Jatim, mengakomodir dalam bentuk program Pelatihan Bantuan Hidup Dasar(BHD). Bekerjasama dengan Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku(YBSI) serta didukung Djarum Foundation(DF) , maka dilaksanakan pelatihan bertempat di SMA Nurul Ihsan Ponpes An Nur Tempeh Lumajang pada hari Sabtu 16 Februari 2019.

 Kegiatan yang dimulai jam 09.30 sampai dengan 13.00 ini dibuka oleh  Kepala SMA  Nurul Ihsan ibu Amilatus solihah, dihadiri oleh pimpinan ponpes KH Imron Fauzi,  bapak M.Thomar Kepsek MTs nurul ihsan dan ketua panitia Umi Bariroh  yang sehari hari bertugas sebagai tenaga kesehatan ponpes.

Founder YBSI , dr. Hisnindarsyah Mkes MH SE CFEM, mengatakan bahwa kemampuan melakukan bantuan hidup dasar ini penting dimiliki oleh para santri husada,spt kemampuan melakukan bantuan nafas buatan, evakuasi korban, membebat luka dan banyak kemampuan lainnya, yang diberikan pada pelatihan ini.
Ketua YBSI Hj. Virly Mavitasari mengingatkan, agar para peserta latihan, dapat menggunakan bagi kepentingan sekolah dan ponpes.

Adapun sebagai pelatih pada kegiatan ini adalah dr Agung Malinda Wijaya, Muhammad Ghifary, perawat Lilik Choiriyah dan Ghifry dari GreenCorps.
Sekitar 40 orang santri husada putra dan putri Ponpes AnNur, mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat.
(HsD/16022019)

Posting Komentar

0 Komentar