Artikel Terbaru

header ads

Mengenal Lima Langkah Menghindari Demam Berdarah


Pondok pesantren, dengan santri , baik putra maupun putri, biasanya tinggal dalam suatu asrama yang terpisah, dengan kondisi yang serba terbatas. Dalam beberapa kali kunjumgan, kebanyakan , pondok pesantren ,memiliki sarana yang serba terbatas, sebagai fasilitas penginapan, baik santri putra maupun santri putri.Olehkarena itu, faktor kebersihan, menjadi problem utama, yang mempengaruhi angka penyakit pada santri maupun guru/,kyai di ponpes.
Salah satu adalah potensi terjadinya penyakit Demam Berdarah(DB). Sehingga penting untuk perhatian, tentang bagaimana cara pencegahannya.

DBD (Demam Berdarah Dengue), atau yang lebih dikenal dengan demam berdarah, disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti.

Untuk mencegah demam berdarah, biasanya dilakukan penyemprotan atau fogging untuk mencegah jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. Namun, pencegahan juga tetap harus dilakukan sendiri di lingkungan pondok pesantren.

Berikut 5 cara mudah yang bisa dilakukan untuk mencegah demam berdarah.

1. Bersihkan bak mandi seminggu sekali

Air merupakan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti . Nyamuk betina bertelur pada dinding bak yang terisi air, larva nyamuk kemudian akan mendapat makanan dari mikroorganisme yang hidup di sekitarnya.

Selama masa ini, larva nyamuk  berkembang biak hingga mencapai tahap terakhir. Ketika larva nyamuk  akan berubah menjadi pupa.  Pupa hanya akan mengalami perubahan bentuk hingga akhirnya menjadi nyamuk biasa yang siap terbang. Keseluruhan siklus ini berlangsung 8 – 10 hari dalam suhu ruang.

 Membersihkan bak mandi  setidaknya satu minggu sekali dapat memutus siklus hidup nyamuk Aedes aegypti.

2. Perhatikan perabotan asrama yang menampung air

Baskom berisi air, vas bunga, ember, dan wadah lain yang dapat menampung air berpotensi menjadi tempat nyamuk bersarang. Lakukan  pembersihan tempat-tempat tersebut setidaknya dua kali seminggu untuk mengurangi risiko munculnya nyamuk pembawa demam berdarah.

3. Gunakan kasa nyamuk

Kasa nyamuk berguna untuk mencegah jendela dari masuknya nyamuk.

4. Jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama

Sesekali perhatikanlah gantungan baju di balik pintu. Baju kotor yang menumpuk dapat menjadi tempat favorit untuk dihinggapi nyamuk. Memang tumpukan baju kotor bukan tempat nyamuk berkembang biak, tetapi merupakan tempat favorit nyamuk hinggap. Hal ini dikarenakan nyamuk menyukai aroma tubuh manusia. Jika memang harus menyimpan kembali baju yang telah dipakai, letakkan baju pada tempat yang bersih dan tertutup.

5. Gunakan lotion anti nyamuk atau kelambu

Ketika hendak bepergian, jangan lupa gunakan lotion anti nyamuk terutama pada bagian tubuh yang tidak tertutup oleh pakaian.

Namun tidak hanya saat bepergian, kita harus tetap harus melindungi diri dari gigitan nyamuk ketika sedang tidur karena nyamuk demam berdarah aktif pada malam hari hingga menjelang subuh.

Selain menggunakan lotion anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur juga dapat membantu menghindari gigitan nyamuk dan mencegah demam berdarah.

Demikian informasi kesehatan minggu ini untuk para santri..
Semoga bermanfaat

dr H. Hisnindarsyah
Koordinator Bidang Kesehatan PW RMI-NU Jatim

Posting Komentar

0 Komentar