Artikel Terbaru

header ads

Contoh Legalitas Pesantren di Era Kolonial


Dua lembar arsip berikut merupakan legalitas atas Pesantren Lateng yang didirikan oleh Kiai Saleh Syamsudin. Surat bernomor 129 dengan model A dan C tersebut dikeluarkan oleh Bupati Banyuwangi masa itu, Raden Mas Pandji Koesoemanegoro.


Kiai Saleh mengajukan surat tersebut pada 9 Oktober 1909. Namun, surat izinnya baru keluar pada 4 Maret 1910. Dalam surat tersebut tertulis, Kiai Saleh memperoleh izin untuk mengajar ngaji "Kur'an, berzanji dan kitab2 fiqih".

Sebenarnya, Pesantren Lateng sendiri, telah dirintis oleh Kiai Saleh semenjak 1902. Sepulang dari ngaji di Mekkah. Namun, atas aturan pemerintah kolonial yang mengawasi secara ketat setiap aktivitas pribumi, membuat Kiai Saleh harus "patuh" pada serangkaian aturan birokrasi yang masa itu sebenarnya bertujuan untuk mengawasinya.

Saat ini, dokumen bersejarah tersebut, tersimpan cukup baik oleh salah seorang putranya, KGS Abdul Aziz. Komunitas Pegon mendapat kehormatan untuk mengkopinya.

Sumber: Komunitas Pegon (Fanspage Facebook).



Posting Komentar

0 Komentar